Sabtu Pagi

23 May 2010

-Lihatlah sekeliling kita, maka kau akan banyak bersyukur atas nikmatNya untukmu-

Sabtu pagi selalu menyenangkan buatku.. Biasanya klo ga ada urusan tertentu, saya pagi-pagi sudah keluar rumah jalan-jalan..

Setengah enam pagi biasanya saya sudah keluar dari kost-an. Menikmati udara pagi kota Bandung yang masih segar. Senang rasanya bisa keluar rumah pagi itu, karena biasanya ada yang saya dapatkan pada perjalanan hari itu. Keluar rumah, melewati Mesjid Al Falah, sayup-sayup saya akan mendengar Ibu-Ibu lagi ngaji bareng-bareng. Kadang2 berfikir juga, kenapa ya klo pengajian seperti ini biasanya ibu-ibu yang lebih sering, jarang terdengar bapak-bapaknya. Di sebelah Mesjid sudah bersiap-siap Bapak/Ibu yang jualan di dekat SD Al Falah. Pagi banget persiapannya.. padahal biasanya anak SD kan datangnya jam 7 pagi.

Keluar gerbang Cisitu baru, saya melihat keramaian sudah muncul di Pasar Simpang. Saya selalu merasa takjub dengan pasar, bagaimana perekonomian diputar disana. Dan Subhanallah, bagaimana Rasulullah mengajarkan orang untuk berdagang dan disini terlihat sekali, bahwa mencari rezeki itu memang dimulai sejak pagi sekali. Tidak ada ceritanya habis subuh kemudian tidur lagi. Kalo kayak gitu pastilah rezekinya emang udah dipatuk ayam. Saya menikmati suasana transaksi yang terjadi. memandang wajah para pedagang yang sumringah jualannya sudah mulai laku, juga mengamati para pembeli yang senang menawar harga. Begitulah memang suasana pasar tradisional yang jumlahnya sudah mulai hilang di negeri ini, dikalahkan oleh mall2 yang terus bermunculan. Atau setidaknya kalah oleh mart-mart yang juga sudah bermunculan dimana-mana menggusur para pedagang kecil.

Setelah itu saya nunggu angkot biasanya, mau main lagi ke tempat lain dgn tujuan tholabul ‘ilmi. Biasanya angkotnya agak lama datangnya, jadinya saya tetap memperhatikan para penjual makanan yang sudah mulai menggelar tendanya untuk jualan sarapan hari itu. Kupat tahu, nasi kuning, pecel, lontong sayur, bubur ayam, dll adalah makanan yang bisa ditemui pagi itu. Menyuguhkan sarapan bagi yg pengen makan diluar atopun anak kost yang malas masak. Yah, bagi saya itu adalah pagi yang luar biasa. Menyaksikan semangat orang-orang bekerja mencari rezeki. Bukan sekedar duduk menunggu rezeki itu datang, tapi ingat bahwa Allah memberikan rezeki bagi yang berusaha.. Berusaha!. Ikhtiar tak boleh berhenti. Apalagi yang kita lakukan di dunia ini jika kita juga sudah malas untuk berikhtiar. Jaga semangat itu! teruslah berjuang untuk hari ini!

Terima kasih untuk semua orang yang sudah mengingatkanku pagi sabtu ini. Allah Maha Luas rezekinya, karena itu berusahalah. Sekeras apapun hidupmu, sungguh Allah bersamamu, asalkan kau percaya padaNya…


TAGS rezeki sabtu pagi pasar Add new tag


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post